MALANG (JAWA TIMUR)

Oke, subuh hari di Banyuwangi. Waktu sudah pukul 05.00 lewat tapi pintu stasiun tak kunjung dibuka. Ku tengok sekeliling hanya sedikit yang berencana mengantri, Puji Tuhan.

Tak lama setelah itu, sekitar pukul 05.30, pintu stasiun pun dibuka, begitu pula dengan loketnya. Segera lah gue mengantri dan dapat tiket ke MALANG!

TAWANG ALUN
BANYUWANGI-MALANG
05:00-12:50
Rp18.500/orang


Karena berangkat ngaret maka tibanya pun ngaret. Perjalanannya ternyata lumayan jauh, ibarat Bandung-Jogja. Tapi gak papa, penderitaan di kereta segera sirna ketika padat pemukiman warga mulai terlihat dan kota tujuanmu mulai disebut. Bentar lagi nyampe Malang nih! Dan akhirnya sampai..



Read More..

BERMALAM DI BANYUWANGI

LEGIAN (BALI) - PELABUHAN GILIMANUK (BALI) - PELABUHAN BANYUWANGI BARU (BANYUWANGI)

Dari Legian (Bali) gue akan berangkat menuju Malang (Jawa Timur). Mesti ke Gilimanuk lebih dulu untuk menyebrang pulang ke Pulau Jawa. Menuju Gilimanuk harus menggunakan bus yang biasanya mangkal di terminal Denpasar. Maka, terminal Denpasar adalah tujuan gue sore ini dan disitu masalahnya.. Gue buta hendak memulai dari mana! Sebab tak sedikitpun informasi yang gue tahu terkait transport menuju terminal Denpasar dari Legian. Salah satu cara termudah dan instant ialah pake taxi yang tentunya gak murah.

Read More..

BALI (DENPASAR, LEGIAN)

SENGGIGI (LOMBOK) - PELABUHAN PADANG BAI (BALI)

Motor sudah dikembalikan ke empunya di Senggigi, kini saatnya menuju Bali. Untuk ke Bali kita harus menuju Pelabuhan Lembar terlebih dahulu menyebrang menggunakan Ferry. Transportasi yang kami gunakan dari Senggigi menuju Pelabuhan Lembar ialah angkot milik Pak Iman (lagi). Setelah di call balik untuk rencana pulang, kami janji ketemuan di Senggigi.

*Kontak Pak Iman bisa dilihat di bacaan LOMBOK BARAT (SENGGIGI)

Namun sebelumnya, kami singgah lebih dulu membeli oleh-oleh untuk kawan di Jatinangor. Oleh-oleh apa yang kami beli? Bukan baju, bukan mutiara, tapi brem cair! Apa itu brem cair? Kalo Bali punya arak Bali, kalo Lombok punya brem cair. Nah, semacam itu. Atas saran dari Pak Iman, brem cair ini kami beli di pelabuhan. Kami percayakan saja dengan orang asli daerah. Tidak semua brem cair itu enak, beda tangan beda rasa. Sebotol brem cair ukuran aqua sedang dihargai Rp20.000

.....

Okay, setelah beli oleh-oleh kami siap tinggalkan Lombok.
Tiket Rp36.000/orang dengan waktu tempuh 4 jam perjalanan laut.

Read More..

LOMBOK SELATAN (PANTAI KUTE, PANTAI A'AN)

Hari masih cerah dan menggunakan motor yang sama kami menyebrang balik ke Pelabuhan Kayangan (Lombok Timur). Waktu penyebrangan 1 jam.

.....

Sampai di Lombok kami langsung tancap gas menuju Lombok Selatan. Destinasi selanjutnya adalah Pantai Kute dan Pantai A'an. Waktu yang kami tempuh kurang lebih 2 jam perjalanan (Pantai Kute dan A'an jaraknya berdekatan).

Disarankan membawa peta Lombok karena perjalanan dari Timur ke Selatan banyak melewati jalan-jalan kecil, pastikan anda tidak tersesat!

Di tengah perjalanan menuju Kute kami menemukan rumah adat suku Sasak. Rumah adat ini menjadi salah satu arena wisata pula, namun sayang kami tak sempat mampir ke sana karena mengejar hari yang mulai sore.
FYI: Suku Sasak adalah suku asli Lombok.

Perjalanan cukup meletihkan.... suer!!
Di jalan kami sempat berteduh karena hujan, lupa tak bawa jas hujan, jadi sedikit terhambat, tapi Puji Tuhan plang Kute sudah terlewat, itu artinya sudah tak jauh lagi kan? :p

Karena kecapekan, singkat sajanya kami sampai di Kute 
*LANGSUNG TEPAR!*


Pantai Kute


Read More..

SUMBAWA (PULAU KENAWA, TANAH TANO)

PELABUHAN BANGSAL (LOMBOK BARAT) - PELABUHAN KAYANGAN (LOMBOK TIMUR)


Sampai di Pelabuhan Bangsal sore hari pukul 17.00, kami melanjutkan perjalanan langsung menuju Sumbawa, menggunakan sepeda motor yang kami titipkan sebelumnya. Di jalan menuju Sumbawa anda akan melewati (lagi) Senggigi dan kota Mataram.

Saatnya membelah Lombok dari Barat ke Timur, menuju pelabuhan Kayangan (Lombok Timur). Lama waktu perjalanan  2 jam, dengan kecepatan rata-rata 60-80Km/jam

Read More..