3 Kota

Dengan Rp26.500, lo udah bisa kemana-mana..



Tiket Kereta 

Read More..

KOTA BATU (JAWA TIMUR)

Dari Malang waktu tempuh 30 menitan pake mobil. Gue berangkat malam sekitar pukul 22.00. Oke, ada apa di Kota Batu? Pertama, karena tempatnya di dataran tinggi, selain berakibat dingin, Batu terkenal dengan susunya (budi daya sapi maksudnya). Kalo di Jawa Barat semacem Pangalengannya. Karena gue berkunjung malam, akibatnya kedinginan. Dinginnya percis seperti di Lembang (Jawa Barat).


Cheeeerrrsss~

Kedua, dari namanya saja sudah Kota Wisata Batu, artinya tempat ini tempat wisata. Dari info yang gue baca di internet, kota ini banyak memiliki arena bermain, salah satunya Jatim Park 2 (kebun binatang, museum, dan arena bermaen laen) yang sayang gak sempet gue kunjungi, lagi-lagi karena plan ga memungkinkan..

Waktu berkunjung dimari hanya 2 jam. Maka kegiatan gak terlalu banyak, sekedar foto di alun-alun, trus makan malam dan nyicipin kuliner khasnya: Ketan Legenda. 

Apa itu Ketan Legenda?
Kalo Bandung punya surabi, kalo Batu punya ketan, nah semacem itu. Konon ketan ini emang udah melegenda dari zaman dulu, khasnya Kota Batu. Belum ke Batu kalo belum nyicipin ketan ini. Enak, murah pulak. Seporsi Rp5.000-8.000

Read More..

MALANG (JAWA TIMUR)

Oke, subuh hari di Banyuwangi. Waktu sudah pukul 05.00 lewat tapi pintu stasiun tak kunjung dibuka. Ku tengok sekeliling hanya sedikit yang berencana mengantri, Puji Tuhan.

Tak lama setelah itu, sekitar pukul 05.30, pintu stasiun pun dibuka, begitu pula dengan loketnya. Segera lah gue mengantri dan dapat tiket ke MALANG!

TAWANG ALUN
BANYUWANGI-MALANG
05:00-12:50
Rp18.500/orang


Karena berangkat ngaret maka tibanya pun ngaret. Perjalanannya ternyata lumayan jauh, ibarat Bandung-Jogja. Tapi gak papa, penderitaan di kereta segera sirna ketika padat pemukiman warga mulai terlihat dan kota tujuanmu mulai disebut. Bentar lagi nyampe Malang nih! Dan akhirnya sampai..



Read More..

BERMALAM DI BANYUWANGI

LEGIAN (BALI) - PELABUHAN GILIMANUK (BALI) - PELABUHAN BANYUWANGI BARU (BANYUWANGI)

Dari Legian (Bali) gue akan berangkat menuju Malang (Jawa Timur). Mesti ke Gilimanuk lebih dulu untuk menyebrang pulang ke Pulau Jawa. Menuju Gilimanuk harus menggunakan bus yang biasanya mangkal di terminal Denpasar. Maka, terminal Denpasar adalah tujuan gue sore ini dan disitu masalahnya.. Gue buta hendak memulai dari mana! Sebab tak sedikitpun informasi yang gue tahu terkait transport menuju terminal Denpasar dari Legian. Salah satu cara termudah dan instant ialah pake taxi yang tentunya gak murah.

Read More..

BALI (DENPASAR, LEGIAN)

SENGGIGI (LOMBOK) - PELABUHAN PADANG BAI (BALI)

Motor sudah dikembalikan ke empunya di Senggigi, kini saatnya menuju Bali. Untuk ke Bali kita harus menuju Pelabuhan Lembar terlebih dahulu menyebrang menggunakan Ferry. Transportasi yang kami gunakan dari Senggigi menuju Pelabuhan Lembar ialah angkot milik Pak Iman (lagi). Setelah di call balik untuk rencana pulang, kami janji ketemuan di Senggigi.

*Kontak Pak Iman bisa dilihat di bacaan LOMBOK BARAT (SENGGIGI)

Namun sebelumnya, kami singgah lebih dulu membeli oleh-oleh untuk kawan di Jatinangor. Oleh-oleh apa yang kami beli? Bukan baju, bukan mutiara, tapi brem cair! Apa itu brem cair? Kalo Bali punya arak Bali, kalo Lombok punya brem cair. Nah, semacam itu. Atas saran dari Pak Iman, brem cair ini kami beli di pelabuhan. Kami percayakan saja dengan orang asli daerah. Tidak semua brem cair itu enak, beda tangan beda rasa. Sebotol brem cair ukuran aqua sedang dihargai Rp20.000

.....

Okay, setelah beli oleh-oleh kami siap tinggalkan Lombok.
Tiket Rp36.000/orang dengan waktu tempuh 4 jam perjalanan laut.

Read More..